INILAHCOM, Jakarta – Pengacara Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin berharap kliennya tak ditahan terkait kasus hoax penganiayaan. Polri mengatakan kewenangan ditahan atau tidaknya adalah subyektifitas penyidik.

“Masalah penahanan itu subyektif pada penyidik,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jumat (5/10/2018).

Setyo mengatakan penyidiklah yang tahu betul apakah seseorang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka perlu dilakukan penahanan atau tidak. Sebab, penyidik akan mempunyai pertimbangan seperti dikhawatirkan akan kabur atau menghilangkan barang bukti jika tak ditahan.

“Tapi secara umum diatur bahwa orang ditahan itu karena dikhawatirkan karena, pertama akan merusak barang bukti atau menghilangkan barang bukti, kedua merusak TKP, Itu salah duanya itu tadi,” terang Setyo.

Menurut dia, sah-sah saja pengacara Ratna meminta Ratna untuk tak ditahan, namun dari semua itu penyidik lah yang akan menentukan.

“Itu hak mereka, silahkan mereka mengajukan. Tetapi keputusannya ada pada penyidik,” jelas Setyo.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet telah ditangkap di Bandara Soekarno Hatta pada Kamis (4/10/2018) malam. Ia digiring ke Polda Metro Jaya untuk menjalani serangkaian pemeriksaan terkait hoax penganiayaan yang direkayasa.

Ratna hingga kini masih menjalani proses pemeriksaan. Polisi masih memiliki waktu 1×24 untuk menentukan status Ratna apakah ditahan. Atau tidak. Ratna sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Kamis (4/10/2018) petang.

“Kita lihat. Masih pemeriksaan. Penyidik masih memiliki waktu 1×24 jam,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. [ton]

Sumber Berita Bola inilah.com Agen Bola Master Agen IDHOKI.COM | Daftar Poker