Sprinter dengan Cerebral Palsy Ini Deg-degan Jalani Tes CPNS

Jakarta – Sprinter Insan Nurhaida mengikuti tes kompetensi dasar (TKD) seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi khusus olahragawan berprestasi Kementerian Pemuda dan Olaharaga. Dia diantar oleh adik dan orang tua.

Suasana gedung PP PON, Cibubur, Rabu (31/10/2018), pukul pagi terlihat sibuk. Ratusan atlet berpakaian kemeja putih dan bawahan hitam memadati area untuk tes PNS.

Di bawah tenda putih mereka menunggu giliran masuk untuk melakukan tes TKD dan wawancara. Dari antara jumlah atlet yang hadir, ada sosok Insan Nurhaida yang duduk di urutan belakang antrean.

Insan adalah atlet atletik nomor lari 100 meter Asian Para Games 2018. Dia ajang tersebut, Insan yang hidup dengan cerebral palsy hingga mengalami gangguan gerak, tak bisa mencapai finis. Dia terjungkal dan mengalami retak pada tulang lehernya.

Kini, 20 hari sejak kecelakaan tersebut Insan sudah dalam kondisi baik. Meski masih menggunakan penyangga pada lehernya, Insan tetap bersemangat mengikuti tes TKD. Dia ditemani oleh kedua adiknya serta kedua orang tuanya.

Insan masuk dalam daftar penerima bonus PNS dari prestasi sebelumnya. Di ASEAN Para Games 2017 Malaysia dia meraih dua medali emas di nomor 100 dan 200 meter.

“Senang. Deg-degan juga,” kata Insan dengan suara terbata-bata.

Melalui penuturan dua adik dan ibunya, Insan sudah melakukan persiapan untuk tes ini. Mereka juga memilih untuk menginap di salah satu penginapa dekat Cibubur supaya lebih dekat dengan lokasi tes.

“Biasa ini rombongan support semua, datang,” kata sang adik.

Selain mempersiapkan diri untuk tes PNS, Insan juga mengaku tak sabar melakukan persiapan menuju ASEAN Para Games 2019 Filipina.

Ibu Insan, N. Mis’ati, mengatakan perkembangan anaknya sudah semakin baik. Dia hanya perlu cek rutin sepekan sekali.

“Cek ini katanya dua bulan. Sekitar awal Desember. Jika hasilnya tambah bagus bisa mulai latihan lagi,” ujar dia.

(mcy/fem) Sumber Berita Bola detik.com Poker Indonesia Master Agen POKERCEBAN.COM