INILAHCOM, Jakarta – Praktisi Hukum dan Alumni 212, Eggi Sudjana, meminta kepolisian untuk berani memeriksa calon wakil presiden (cawapres) nomor urut satu, Ma’ruf Amin.

Alasannya, adalah terkait pengibaran Logo Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berlatar bendera berwarna merah-putih.

“Periksa Ma’ruf Amin karena dia ikut mengibarkannya dalam satu momen,” kata Eggi dalam diskusi ‘Polemik Merah Putih – Logo PKB: Penodaan Lambang Negara-kah?’, di D Hotel, Jakarta Pusat, Minggu (11/11/2018).

Logo PKB yang berlatar bendera berwarna merah-putih menjadi perbincangan karena dinilai melanggar Undang-undang.

Menurutnya, menempatkan logo lain diatas bendera merah-putih merupakan pelanggaran hukum seperti diatur dalam Undang-undang nomor 24 Tahun 2009 tentang bendera, bahasa dan lambang negara serta lagu kebangsaan.

“Pasal 57 poin c, itu sudah dikatakan dengan jelas setiap orang dilarang, untuk melakukan hal-hal yang menambah atau mengurangi yang sifatnya bendera merah putih,” ungkapnya.

Sebelumnya, Eggi juga meminta agar polisi segera memeriksa Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias cak Imin atas kejadian ini.”Nah itu jadi saya minta itu bukan delik aduan jadi tolong polisi dengan hormat periksa itu Muhaimin dan yang terkait selanjutnya,” ungkapnya.

Dia menduga hal ini sengaja dibuat oleh PKB. Menurutnya, hal ini agar PKB dapat mempromosikan partainya secara gratis.

“Menurut saya ini promosoi gratis, nanti ujungnya dia ubah juga, tapi udah terkenal. Motif yang saya gatau bener atau engga tapi dugaan gitu,” tegasnya.

Laporan terhadap Cak Imin sebelumnya dilayangkan Kan Hiung pada Kamis (8/11) kemarin di Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat. Kan Hiung juga melaporkan Wasekjen PKB Daniel Johan, Ketua PKB Jawa Timur, dan Ketua PKB Kabupaten/Kota Jember. Laporan tersebut diterima dengan nomor surat STTL/1181/XI/2018/BARESKRIM.[Ivs].

Sumber Berita Bola inilah.com Agen Bola Master Agen IDHOKI.COM | Daftar Poker